Friday, December 4, 2009

RELAKS KEJAP - jangan tension - TRAIN CANGGIH DUNIA dan LEKEH

Salam teman-teman,
Kita rasa negara Malaysia dah canggih kerana ada LRT dan Monorell. SEbenarnya kita dah terkebelakang.
CHINA 's CRH2TAIWAN 's THSR
KOREA 's KTX

JAPAN 's SHINKANZEN
SPAIN 's AVE

UK 's EUROSTAR

FRANCE 'TGV'

DUBAI 's METRO

And now the Best!
INDIAN 's ALL ABOARD
and
. . . . . . . . .
Pakistan!!!! !
. . . . . . . . . . . .
Sorry Train is Late....
. . . . . . . . . . . . O,
Finally it made it in.......

Baca Selanjutnya...

Thursday, December 3, 2009

JALAN MENUJU QANA'AH - قَنَاعَة - Siri 3

Saudara-saudara sekalian,

Mulakan perubahan dalam diri dengan ilmu pengetahuan. Tanpa ilmu pengetahuan kita akan "gagal" menjalani kehidupan di dunia ini mengikut peraturan dan gaya hidup yang telah ditentukan ALlah.

Jom kita sambung lagi perbicaraan tentang Jalan Menuju Qana'ah semoga dengan memahaminya kita dapat memperolehi kebahagiaan sejati serta tak ada buruk sangka kepada ALlah.

4. Ketahui Hikmah Perbezaan Rezeki

Di antara hikmah ALLAH menentukan perbezaan rezeki dan status-kedudukan seorang hamba dengan yang lainnya adalah supaya terjadi dinamika atau perkembangan kehidupan manusia di muka bumi, saling tukar manfaat, tumbuh aktiviti ekonomi, serta agar antara satu dengan yang lainnya saling memberi kerjasama dan membantu. Dengan itu barulah>Indahnya Warna Warni Kehidupan. Kalau semuanya serupa tak ada lagi keindahan dalam kehidupan.

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَّعِيشَتَهُمْ فِى الْحَيَوةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَـتٍ لِّيَتَّخِذَ بَعْضُهُم بَعْضاً سُخْرِيّاً وَرَحْمَةُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat TUHANmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yang lain. Dan rahmat Rabbmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." (az-Zukhruf:32)

Oleh itu janganlah hidup saling dengki dan bermusuhan antara satu sama lain. Yang kaya jangan sombong, yang miskin jangan hasad dengki. Jadilah kamu hamba-hamba ALlah yang bersaudara.

6. Menyedari bahawa Rezeki Tidak Diukur dengan Kepandaian semata-mata

Kita harus menyedari bahawa rezeki seseorang itu tidak tergantung kepada kecerdasan akal semata-mata, banyaknya aktiviti, luasnya ilmu, meskipun dalam sebagiannya itu merupakan sebab rezeki, namun bukan ukuran secara pasti. Kesedaran tentang hal ini akan menjadikan seseorang bersikap qana'ah, terutama ketika melihat orang yang lebih bodoh, rendah pendidikannya dan tidak berpengalaman mendapat rezeki lebih banyak daripada dirinya, sehingga tidak memunculkan sikap dengki dan irihati.
-bersambung
Baca Selanjutnya...

Wednesday, December 2, 2009

JALAN MENUJU QANA'AH - قَنَاعَة - Siri 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ

3. Memikirkan Ayat-ayat al-Qur'an yang Agung.

Terutama sekali ayat-ayat yang berkenaan dengan masalah rezeki dan bekerja (usaha). 'Amir bin Abdi Qais pernah berkata, "Empat ayat di dalam KitabuLlah apabila aku membacanya di petang hari maka aku tidak peduli atas apa yang terjadi padaku di petang itu, dan apabila aku membacanya di pagi hari maka aku tidak peduli dengan apa aku akan berpagi-pagi, iaitu):

مَّا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلاَ مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلاَ مُرْسِلَ لَهُ مِن بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

"Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Fathir:2)

وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلاَ كَاشِفَ لَهُ إِلاَّ هُوَ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلاَ رَآدَّ لِفَضْلِهِ يُصَيبُ بِهِ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Dan jika Allah mengenakan engkau dengan sesuatu yang membahayakan, maka tiada sesiapa pun yang akan dapat menghapuskannya melainkan Dia; dan jika Dia menghendaki engkau beroleh sesuatu kebaikan, maka tiada sesiapapun yang akan dapat menghalangi limpah kurniaNya. Allah melimpahkan kurniaNya itu kepada sesiapa yang dikendakiNya dari hamba-hambaNya, dan Dia lah yang Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.(Yunus:107)

"Dan tidak ada binatang melata di bumi melainkan ALLAHlah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." ( Huud:6))

سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْراً

"ALLAH kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” ( at-Talaq:7)
Baca Selanjutnya...

Tuesday, December 1, 2009

JALAN MENUJU QANA'AH - قَنَاعَة - Siri 1

Salam sahabat-sahabat,

MAFHUM QANA’AH
Qana'ah bererti rela(redha) dan menerima pemberian dan kurniaan ALLAH seadanya. Ia adalah sesuatu yang sangat berat untuk dilakukan, kecuali bagi siapa yang diberikan taufik dan petunjuk serta dijaga oleh ALLAH dari keburukan jiwa, kebakhilan dan ketamakannya. Karena manusia diciptakan dalam keadaan memiliki rasa cinta terhadap pemilikan harta.

Meskipun demikian kita dituntut untuk memerangi hawa nafsu supaya dapat mengekang sifat tamak dan membimbingnya menuju sikap zuhud dan qana'ah.

Berikut ini beberapa cara menuju qana'ah yang jika kita laksanakan maka dengan izin Allah seseorang akan dapat menghayati-amalkannya. Di antaranya ialah:

1. Memperkuat Keimanan kepada ALLAH
Begitu juga membiasakan hati untuk menerima seadanya dan merasa cukup terhadap pemberian Allah, karena hakikat kaya itu ada di dalam hati.

Barangsiapa yang kaya hati maka dia mendapat nikmat kebahagiaan meskipun dia tidak dapat makan di hari itu. Sebaliknya siapa yang hatinya miskin maka meskipun dia memilki dunia seisinya kecuali hanya satu ringgit saja, maka dia memandang bahawa kekayaannya masih kurang seringgit, dan dia masih terus merasa miskin sebelum mendapat seringgit itu.

Kita hendaklah menyakini bahawa ALlah Tuhan yang menguasai dan memiliki alam ini. Segala yang berlaku di dunia ini dalam ilmu dan kehendak serta keizinan ALlah. Dan dunia ini ALlah jadikan sebagai tempat ujian. Maka kembalilah kepadaNYA.

2. Yaqin bahawa Rezeki Telah Tertulis.
Seorang muslim yakin bahawa rezekinya sudah tertulis sejak dirinya berada di dalam kandungan ibunya.
Sebagaimana hadith dari Ibnu Mas'ud ra, disebutkan sabda Rasulullah saw di antaranya, "Kemudian Allah mengutus kepadanya (janin) seorang malaikat lalu diperintahkan menulis empat kalimat (ketetapan), maka ditulislah rezekinya, ajalnya, amalnya, celaka dan bahagianya." (al-Bukhari, Muslim dan Ahmad).

Seorang hamba hanya diperintahkan untuk berusaha dan bekerja dengan keyakinan bahwa ALlah yang memberinya rezeki dan bahawa rezekinya telah tertulis.
- bersambung
Baca Selanjutnya...